kemah di danau buyan

Sensasi Kemah Di Danau Buyan – Tabanan Bali

Kemah di Banau Buyan– Danau Buyan merupakan salah satu danau di Bali yang sangat terjaga keasrian dan ke alamiannya. Berbeda dengan danau Beratan, di dana Buyan kita tidak akan pernah menemukan kapal boat atau kapal-kapal bermesin lainnya di danau ini. Bukan karena tidak ada yang punya, akan tetapi danau ini memang dikhususkan untuk wisata alam yang asri dan alami tanpa campur tangan hal-hal yang berteknologi.

Untuk mengetahui info tentang danau buyan selengkapnya, anda bisa membaca artikel saya sebelumnya tentang danau Buyan karena kali ini saya tidak akan membahas keseluruhan tentang danau buyan, melainkan membahas tentang sensari kemah di Danau Buyan itu sendiri. Penasaran seperti apa? yuk lanjut terus baca artikelnya.

Baca Disini : Wisata Alam Danau Buyan Bali

Kemah Di Danau Buyan

kemah di danau buyan

Di danau Buyan sudah dikhususkan atau disediakan tempat khusus untuk kita melakukan kegiatan champing atau perkemahan yang disebut dengan bumi perkemahan dasong. Kita dapat membangun tenda kita tepat di pinggiran danau. Jadi ketika kita bangun tidur itu, kita sudah bisa langsung bertatap muka dengan danau, ditambah secangkir kopi hangat di pagi itu wiidiih, pasti mantap kan?

Sesampai di tempat perkemahan, anda akan dikenakan tarif masuk sebesar 10 ribu rupiah untuk 1 orang. Itu sudah termasuk fasilitas kamar mandi dan tempat kemah. Perlu diketahui bahwa, tempat perkemahan ini dibagi menjadi 3 bagian tempat yakni di pos 1, 2 dan 3.

Di post 1, itu tempatnya tidak begitu jauh dari tempat parkir kita berada, namun masih tetap berada di pinggiran danau. Di post 2 itu letaknya di pinggiran hutan, jadi kita masih dapat melihat danau dan parkir kita, di pos 2 ini juga dekat dengan tempat pemancingan ikan. Jadi lebih mudah untuk kita memancing ikan disana. Nah yang terakhir adalah di pos 3, pos ini bisa dibilang pos yang exstrim karena letaknya berada di tengah-tengah hutan di pinggir danau. Pos ini cocok untuk anda yang bernyali besar dan ingin merasakan kemah yang benar-benar di alam liar. Kalau saya boleh saran, nanti kalau mau kemah di pos 3 ingat bawa lilin, kan bisa sambil uji nyali disana. 😀 #kidding

Membangun Tenda

kemah di danau buyan

Langkah pertama ketika kita sampai di tempat berkemah adalah membangun tenda, harus cepat ya karena daerah ini sering hujan. Itu jika anda membawa tenda, kalau tidak bagaimana? tenang, disana sudah disediakan jasa penyewaan tenda. Harganya relative murah, sekitar 150 ribu untuk 1 tenda yang dipasang 1 hari 1 malam. Jika anda memilih menyewa tenda, anda bisa duduk santai atau jalan-jalan dipinggiran danau dulu, karena sudah langsung ada nantinya yang akan membangun tenda kita, kita hanya perlu menunjukkan tempat dimana kita akan membangun tenda saja.

Menikmati Indahnya Danau Buyan

Ketika anda kemah di danau buyan, anda tidak mungkin kan hanya duduk-duduk saja di dalam tenda? nikmatilah waktu anda untuk berjalan-jalan di sekitar danau. Menikmati keindahan alam yang sangat menakjubkan ditambah dengan udara yang sangat sejuk di danau ini menjadikan anda terpesona dengan apa yang telah tuhan ciptakan untuk kita.

Selain berjalan-jalan di pinggiran danau, anda juga bisa tracking ke dalam hutan sambil mencari kayu bakar hehe. Itu kalau anda ingin mengirit uang anda, karena sebenarnya sudah ada penjual kayu bakar komplit beserta minyak tanahnya. Tapi saya memilih untuk melakukan keduanya, mencari ia, membeli juga ia jadi bisa mengirit pengeluaran. Tapi untuk minyak tanah WAJIB beli ya, soalnya hal yang pasti mustahil menghidupkan api disana tanpa minyak tanah, kecuali anda punya kemampuan mengeuasai elemen api (kayak sasuke) #kidding 😀

Hari menjelang sore, maka tenda-tenda lainnya akan menjamur di tepian danau buyan. Di sana juga terdapat sebuah lapangan futsal kecil yang beralaskan tanah yang biasanya digunakan anak-anak muda disana untuk berlatih futsal. Anda dan teman-teman anda juga bisa ikut bertanding bersama mereka. Hitung-hitung mencari keringat di dinginnya danau buyan.

Hari sudah semakin sore, waktunya untuk mandi dan mempersiapkan segala hal untuk nanti malam. Tidak usah ditanya apakah airnya dingin atau tidak, ya pasti sudah dingin. Tapi ingat, jangan coba-coba untuk mandi di danau buyan ya. 😀

Api Unggun dan Melewati Malam Kemah Di Danau Buyan

Hari sudah semakin gelap, waktunya untuk menyalakan api unggun. Tapi tahukah anda, menyalahkan api disana tidak semudah memutar kenop kompor gas di dapur kita. Perlu perjuangan keras untuk bisa menghidupkan api ini menjadi api unggun, selain itu waktu sore itu hujan turun agak deras, jadi kayu bakarnya sedikit basah dan lembab.

Setelah lama berkutit menyalakan api, akhirnya api unggun pun jadi. Dan waktunya mengambil panci untuk memasak air dan membuat kopi. (haah kopi?) Menikmati kopi didinginnya angin malam danau buyan memang begitu nikmat. Setelah membuat kopi kami berencana untuk memasak mie. Tapi hal buruk pun terjadi, ternyata kami lupa membawa mangkok dan sendok, sungguh pelajaran yang sangat berharga bagi kami pada saat itu.

Alhasil akhirnya kami merogoh kocek untuk membeli nasi goreng yang ada di pinggir jalan sebelum masuk ke tempat perkemahan. Nasi goreng disana sangat murah, namun lezat. Hanya 5 ribu rupiah untuk 1 porsi lengkap dengan lauknya. hmm . . .

Setelah makan kami melewati malam dengan canda tawa dan bernyanyi persama. Gitar adalah kunci utama untuk kalian yang ingin berkemah dimana saja. Tanpanya, hari-hari di perkemahan akan terasa hampa tak berdaya. Selain gitar, ingat juga bawa mangkok dan sendok karena tanpa dia, matilah kita. :v #kidding

Semakin malam udara semakin dingin, tak terasa hari sudah sangat larut, tetangga di samping kita juga sudah banyak yang masuk ke tenda mereka masing-masing. Akhirnya kita memilih untuk mengakhiri malam yang indah ini dengan tidur di dalam tenda dan mempersiapkan diri untuk malam ini karena angin yang begitu kencang ditambah hujan yang begitu lebat.

Tips Untuk Anda Yang Ingin Kemah Di Danau Buyan

kemah di danau buyan

  • Persiapkan diri anda dengan baik, jangan memaksakan diri untuk ikut kemah ketika anda sedang sakit atau mau akan sakit
  • Bawa jaket tebal dan selimut
  • Bila perlu bawa payung, untuk anda ketoilet agar tidak kehujanan
  • Persiapkan juga obat-obatan pribadi anda
  • Bawa makanan yang mudah dibakar seperti jagung, singkok atau ikan
  • Bawa Gitar
  • Dan yang paling penting bawa mangkok dan sendok :v

Menuju Tempat Kemah Di Danau Buyan

Jika anda dari Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar, dan langsung menuju tempat perkemahan. Maka anda akan menempuh jarak sekitar 70 Kilometer dari sana. Namun jika anda dari singaraja, anda hanya menempuh jarak sekitar 40 Kilometer saja. Lokasinya mudah ditemukan, dari singaraja gang menuju ke tempat perkemahan berdekatan dengan kantor pos bedugul. Langsung saja menuruti gang tersebut sampai mentok dan anda akan sampai ke tempat perkemahan.

Dibawah ini, saya sudah menyematkan peta menuju tempat perkemahan di buyan.

Peta Tempat Perkemahan Di Danau Buyan